CDMA2000
adalah evolusi generasi ketiga (3G) yang merupakan pengembangan dari
1.25 MHZ 2G IS-95 CDMA standar radio selular. IS-95 itu sendiri
dikembangkan pertama kali dengan tujuan untuk mengatasi masalah
kapasitas yang muncul pada sistem yang sudah ada saat itu, yaitu
jaringan analog 800-MHz. Karena menurut perhitungan saat itu, CDMA mampu
meningkatkan besarnya kapasitas hingga empat puluh kali lipat jika
dibandingkan dengan 7-cell 30-kHz analog cellular.
Pada
tahun 2000 distandarisasikanlah CDMA2000-1x Revision 0, di mana sistem
ini memungkinkan untuk menggunakan dan mengombinasikan multiple code channels dengan multiple channel coding. Sehingga hasilnya adalah data rates yang lebih tinggi dan sebuah adaptive link.
Sebagai lanjutan, pada tahun 2001 dilakukan kembali standarisasi dari
CDMA2000-1x, yaitu CDMA2000-1x Revision A. Di mana secara teori terjadi
peningkatan Bit rates secara signifikan, jika pada CDMA2000-1x Revision 0
hanya 153,6 kbps maka pada CDMA2000-1x Revision A bit rate maksimumnya
bisa mencapai 1,037 Mbps.
Kemudian
beberapa perkembangan yang terjadi pada CDMA2000 antara lain adalah
CDMA2000-1xEV-DO. Di mana EV-DO disini merupakan singkatan dari
Evolution Data Only. Karena memang hanya mengembangkan kempuan
CDMA2000-1x dalam menangani masalah data. Perkembangan selanjutnya
adalah CDMA2000-1xEV-DV, di mana EV-DV merupakan singkatan dar Evolution
Data and Voice. Pada
tahap ini diperkenalkan kemungkinan untuk melakukan pelayanan data dan
suara secara simultan. Selanjutnya pengembangan CDMA2000 1x lebih kepada
peningkatan bit rate.
sumber : http://rahmatbuyunghardi.blogspot.com/2009/08/evolusi-dari-cdma.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar