Kamis, 20 Desember 2012

evolusi cdma

CDMA2000 adalah evolusi generasi ketiga (3G) yang merupakan pengembangan dari 1.25 MHZ 2G IS-95 CDMA standar radio selular. IS-95 itu sendiri dikembangkan pertama kali dengan tujuan untuk mengatasi masalah kapasitas yang muncul pada sistem yang sudah ada saat itu, yaitu jaringan analog 800-MHz. Karena menurut perhitungan saat itu, CDMA mampu meningkatkan besarnya kapasitas hingga empat puluh kali lipat jika dibandingkan dengan 7-cell 30-kHz analog cellular

Pada tahun 2000 distandarisasikanlah CDMA2000-1x Revision 0, di mana sistem ini memungkinkan untuk menggunakan dan mengombinasikan multiple code channels dengan multiple channel coding. Sehingga hasilnya adalah data rates yang lebih tinggi dan sebuah adaptive link. Sebagai lanjutan, pada tahun 2001 dilakukan kembali standarisasi dari CDMA2000-1x, yaitu CDMA2000-1x Revision A. Di mana secara teori terjadi peningkatan Bit rates secara signifikan, jika pada CDMA2000-1x Revision 0 hanya 153,6 kbps maka pada CDMA2000-1x Revision A bit rate maksimumnya bisa mencapai 1,037 Mbps.
 
Kemudian beberapa perkembangan yang terjadi pada CDMA2000 antara lain adalah CDMA2000-1xEV-DO. Di mana EV-DO disini merupakan singkatan dari Evolution Data Only. Karena memang hanya mengembangkan kempuan CDMA2000-1x dalam menangani masalah data. Perkembangan selanjutnya adalah CDMA2000-1xEV-DV, di mana EV-DV merupakan singkatan dar Evolution Data and Voice. Pada tahap ini diperkenalkan kemungkinan untuk melakukan pelayanan data dan suara secara simultan. Selanjutnya pengembangan CDMA2000 1x lebih kepada peningkatan bit rate.
 
sumber : http://rahmatbuyunghardi.blogspot.com/2009/08/evolusi-dari-cdma.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar